SALISMA.COM (SC),JAKARTA – Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku kerap difitnah pihak tak bertanggung jawab. Anies mengklarifikasi sejumlah fitnah yang ia terima.
“Saya kira klarifikasi ya, dan hari ini lebih baik,” kata Anies usai kampanye di Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.
Anies memilih mengklarifikasi langsung setiap fitnah yang ditujukan kepadanya. Di antara fitnah itu terkait kabar burung soal kepercayaan yang dianutnya.
Saat kampanye di Pegadungan, Anies ditanya mengenai kabar yang mengatakan dirinya sebagai penganut kepercayaan kejawen. Anies membantah bahwa dirinya bukanlah seorang kejawen.
Anies menegaskan, dirinya adalah seorang muslim yang taat. Anies juga menegaskan dirinya bukan penganut syiah, wahabi, atau liberal seperti yang dituduhkan banyak pihak.
Fitnah yang dilayangkan, kata dia, bukti pihak seberang tak lagi punya bahan untuk dikritisi.
“Masa orang yang sama disebut syiah dan wahabi. Menurut saya ini sudah kehabisan bahan, maka ya sudahlah, dibuat kabar burung untuk pembunuhan karakter,” jelas Anies.
Anies memiliki cara sendiri untuk menghadapi berbagai fitnah tersebut. Salah satunya, dengan mendatangi berbagai tokoh masyarakat, sehingga diharapkan dapat menjelaskan duduk persoalan kepada khalayak lebih luas lagi.
“Datang ke simpul utama yang mereka jadi tempat pertanyaan, mereka nanti bantu menjelaskan,” tandas Anies. (**)