SALISMA.COM (SC),JAKARTA – Ilmu Sejarah bagi sebagian siswa maupun mahasiswa, mungkin menjadi salah satu hal yang membosankan. Hal tersebut juga tidak terlepas dari bagaimana metode pembelajaran tersebut diterapkan. Namun, selalu ada cara untuk bisa menjadikan ilmu sejarah itu menyenangkan untuk dipelajari.
Coordinator Program Studi Ilmu Sejarah, Universitas Airlangga (Unair), Gayung Kasuma, SS, MHum menjelaskan sejumlah metode menyenangkan yang bisa diterapkan untuk mempelajari ilmu sejarah.
“Prodi Ilmu Sejarah di Unair sendiri menawarkan mata kuliah penulisan kreatif, sehingga mengajarkan mahasiswa untuk membuat tulisan opini, feature, artikel, puisi sampai tulisan di media massa,” ungkapnya seperti dinukil dari laman Unair.
Selain itu, dalam mempelajari sejarah pun kita harus paham bahwa tidak ada yang absolut. “Perlu dicatat bahwa peristiwa sejarah itu tidak pernah titik, dia koma. Tidak akan berakhir sebuah peristiwa menjadi absolut,” ujarnya.
Mahasiswa juga diajak untuk bisa menelaah sebuah peristiwa dari sumber beragam versi. “Oleh karena itu, dalam sejarah bangsa kita ada berbagai peristiwa-peristiwa yang menjadi kontrovesi. Akhirnya, belajar sejarah itu kita menerima beragam versi. Nanti kita akan menentukan terhadap kritik sumber,” imbuhnya.
Gayung juga menuturkan bahwa pembelajaran sejarah juga diikuti dengan kunjungan ke sumber sejarah. Salah satunya seperti mengunjungi museum.
Selain itu juga dengan mempelajari sejarah, mahasiswa tidak diharuskan untuk berkecimpung di bidang sejarah. Lulusan mahasiswa ilmu sejarah juga bekerja di beragam bidang.
“Di perusahaan misalnya, mahasiswa sejarah bisa menjadi orang yang melihat rekam perusahaaan di masa lalu. Mengapa mengalami kemunduran maupun kemajuan? Analisis itu untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan perusahaan,” tambahnya. (**)